Home > lingkungan > Past and Future CO2 Atmospheric Concentrations

Past and Future CO2 Atmospheric Concentrations

Climate change – Most serious global environmental problem

Pada abad ini, isu perubahan iklim (climate change) terus muncul dan menjadi pembicaraan serius.  Selama bertahun-tahun kita telah terus menerus melepaskan karbondioksida ke atmosfir dengan menggunakan bahan bakar yang berasal dari fosil seperti batubara, gas bumi dan minyak bumi. Hal ini telah menyebabkan meningkatnya selimut alami dunia, yang menuju kearah meningkatnya suhu iklim dunia, dan perubahan iklim yang tidak dapat diprediksi juga mematikan.

Kegiatan manusia, terutama berupa pembakaran bahan bakar fosil dan aktifitas pertanian, menghasilkan emisi berupa gas rumah kaca yaitu CO2, CH4, N2O dan halokarbon (kelompok gas yang mengandung florine, klorin dan bromin). Gas-gas tersebut terakumulasi di atmosfer sehingga menyebabkan peningkatan konsentrasi seiring dengan perjalanan waktu. Peningkatan ini sangat kentara pada era industry.

Sejak jaman pra-industri , konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer telah tumbuh secara signifikan. Konsentrasi karbon dioksida (CO2) telah bertambah sekitar 31%,  konsentrasi metana sekitar 150%, dan konsentrasi nitro sekitar 16% (Watson et al 2001). Tingkat konsentrasi karbon dioksida saat ini (sekitar 375 bagian per juta) merupakan yang tertinggi selama 420.000 tahun, dan mungkin tertinggi selama 20 juta tahun.

Long Term Scenarios

Skenario jangka panjang (melalui 2100) yang dikembangkan oleh Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), yang meliputi berbagai karakteristik kemungkinan masa depan, perubahan proyek gas rumah kaca dan aerosol konsentrasi (berdasarkan perubahan diproyeksikan emisi) sebagai berikut :

  • Konsentrasi karbon dioksida di atmosfer akan meningkat sepanjang abad ke-21 sesuai dengan semua skenario IPCC. Proyek skenario konsentrasi CO2 berkisar 535-983 bagian per juta (ppm) pada tahun 2100, yang 41-158 persen lebih tinggi daripada tingkat saat ini (IPCC, 2007).
  • Konsentrasi metana di atmosfer yang diproyeksikan berkisar antara 1,46 ppm to 3,39 ppm pada tahun 2100, atau sekitar 18 persen lebih rendah sampai 91 persen lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi (IPCC, 2007).
  • Konsentrasi Nitrous Oxide yang diproyeksikan akan menjadi 0,36-0,46 ppm pada 2100, nilai-nilai yang adalah 11 menjadi 45 persen lebih tinggi dari konsentrasi saat ini (IPCC, 2007).
  • Gas  Fluorinateds, seperti HFC, PFC dan SF6 (juga dikenal sebagai pemanasan global potensi tinggi gas), diperkirakan meningkat secara signifikan di sebagian karena beberapa gas ini merupakan barang substitusi untuk klorofluorokarbon, yang sedang bertahap melalui Protokol Montreal.
  • Konsentrasi Troposfer ozon diproyeksikan untuk meningkatkan 40-60% di bawah skenario emisi tinggi (IPCC, 2007). Untuk berbagai rendah, menengah dan skenario emisi tinggi, proyeksi berkisar dari 12% berkurang menjadi 62% peningkatan pada tahun 2100 (IPCC, 2001).
Categories: lingkungan Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: