Home > pertanian, pupuk > Bokashi

Bokashi

Resep Bokashi I

Bahan yang diperlukan :

– EM4 1 sendok makan (bisa juga diganti simbal)
– air 1 liter;
– potongan daun/limbah rumah tangga 10 kg;
– dedak halus 2 kg

Cara pembuatan:
– Semua bahan disatukan dan diaduk serata mungkin.
– Masukkan bahan itu ke dalam ember/tong plastik, tutup rapat-rapat.
– Setelah 2 hari biasanya terjadi perubahan, lakukan pengadukan.
– Kemudian jaga agar panasnya tidak melebihi 50 derajat Celcius.
– Untuk pengadukan sebaiknya dilakukan sehari tiga kali.
– Setelah lima hari siap digunakan sebagai Pupuk.

Selain resep di atas, ada juga resep pembuatan bokashi yang hanya memerlukan waktu pembuatan 24 atau dinamakan bokashi ekspres.

Resep Bokashi II (Bokashi Ekspres)

Bahan yang diperlukan:

– jerami kering, daun-daun kering, sekam, serbuk atau bahan apa saja yang dapat difermentasi sebanyak 20 bagian;
– bokashi yang sudah jadi 2 bagian;
– dedak 2 bagian;
– gula pasir 5 sendok makan;
– air 20 liter.

Cara pembuatan:
– Larutkan EM4 dan gula ke dalam air.
– Jerami, bokashi yang sudah jadi dan dedak diaduk secara merata.
– Siramkan larutan EM 4 secara perlahan-lahan ke dalam adonan bahan sampai kandungan air mencapai 50%.
– Usahakan agar bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak keluar dari adonan dan bila kepalan dilepas adonan akan megar.
– Adonan digundukkan di atas ubin yang kering dengan ketinggian 15 sampai 20 cm, kemudian ditutup dengan karung goni, selama 3-4 jam.
– Pertahankan suhu gundukan adonan 40-50 derajat. Jika terlalu panas, bukalah karung penutup dan gundukan dibolak-balik, kemudian tutup lagi dengan karung goni.
– Bila terlalu panas bisa merusak bokashi karena terjadi proses pembusukan.
-Pengecekan suhu dilakukan setiap 5 jam
-Setelah 24 jam, bokashi ekspres siap digunakan sebagai pupuk organik.

Pembuatan pupuk Bokashi ini selain baik untuk tanaman juga membantu kebersihan lingkungan dan bisa dibisniskan. Pupuk yang sudah jadi bisa dibungkus dengan plastik kiloan dan langsung bisa dipasarkan atau dijual.

Aturan Penggunaan Umum

– Cangkuli atau dangir tanah terlebih dulu sebelum penggunaan pupuk.
– Ambil 3-4 genggam bokashi untuk setiap meter persegi, disebar merata di atas permukaan tanah (bila tanah kurang subur bisa diberikan lebih banyak).
– Biarkan bokashi selama seminggu kemudian bibit siap ditanam.
– Untuk tanah sawah, pemberian bokashi dilakukan pada waktu pembajakan sawah dan setelah tanaman padi berumur 14 hari dan 1 bulan.
– Siramkan/semprotkan 2 cc EM4 yang sudah dicampur dengan air ke dalam tanah.
– Untuk tanaman buah-buahan, bokashi disebar di permukaan tanah/pekarangan tanaman dan siramkan 2 cc EM4 dicampur air 1 liter. Lakukan setiap 2 minggu sekali.

Cara Penggunaan Khusus
– Bokashi jerami atau pupuk kandang baik dipakai untuk melanjutkan fermentasi penutup tanah (mulsa).
– Bokashi bisa digunakan pula untuk pembibitan dan menanam bibit yang masih kecil.
– Bokashi Ekspres baik digunakan sebagai mulsa tanaman sayur dan buah-buahan.

Categories: pertanian, pupuk Tags: ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: