Posted by agrica on January 11, 2009
A. Istilah Percobaan
Beberapa istilah dalam peneltian adalah perlakuan (treatment), aras (level), kontrol, satuan percobaan (experimental unit/plot), peubah, variasi (natural variation), rancangan perlakuan, rancangan percobaan, dan kelompok.
Perlakuan (Treatment)
Perlakuan dapat diartikan sebagai kondisi yang pengaruhnya diamati dalam penelitian. Perlakuan selalu terkait dengan pertanyaan atau hipothesis yang akan dijawab atau dibuktikan dalam percobaan.
Aras (level)
Aras merupakan perbedaan kondisi suatu perlakuan. Aras biasanya merupakan perluasan atau pengembangan dari perlakuan. Terdapat aras kualitatif dan aras kuantitatif. Aras kualitatif misalnya dalam kajian jenis obat dikaji obat sejenis tapi lain pabrik atau lain jenis molekulnya. Sedangkan aras kuantitatif adalah kadar dari obat yang diuji misalnya 1, 2 dan 3 ppm.
Kontrol (control)
Kontrol adalah standar perlakuan yang biasanya digunakan sebagai pembanding dalam mengkaji pengaruh perlakuaan. Kontrol pada umumnya diartikan sebagai tanpa perlakuan. Penggunaan kontrol dalam suatu percobaan sangat embantu dalam melihat pengaruh suatu perlakuan. Penggunaan kontrol memungkinkan peneliti dapat segera melihat kelemahan atau keunggulan dari perlakuan yang sedang dikaji.
(Satuan percobaan (experimental unit/plot)
Satuan percobaan adalah individu atau kelompok individu yang mendapat satu perlakuan. Pengukuran peubah dilakukan pada setiap satuan percobaan. Berbagai jenis pengukuran dapat dilakukan dalam setiap satu satuan percobaan.
Peubah (variable)
Peubah adalah penampilan unit percobaan yang diamati dan merupakan respon terhadap perlakuan. Contoh peubah adalah konsumsi ransum, produksi susu, bobot badan atau pertambahan bobot badan. Peubah yang diukur harus disesuaikan dengan tujuan penelitian atau hipothesis yang diuji dalam penelitian.
Keragaman (variation)
Keragaman adalah perbedaan nilai suatu peubah hasil pengukuran antara satu individu dengan individu lainnya yang diamati. Jika suatu kelompok ternak mempunyai keragaman genetis tinggi maka tampilan produksi ternak akan sangat beragam walaupun kondisi lingkungannya sama.
Kelompok (group/block)
Kelompok adalah sejumlah individu yang mempunyai kesamaan sifat tertentu. Pada percobaan biasanya dikenal pengelompokan satuan percobaan. Pengelompokan satuan percobaan dilakukan untuk mengurangi atau memisahkan sumber keragaman dalam suatu percobaan agar pengaruh perlakuan yang diuji lebih terlihat. Read the rest of this entry »
Posted in agronomi, ilmu tanah, pertanian, peternakan | Tagged: ilmu tanah, pertanian, rancangan percobaan | 3 Comments »
Posted by agrica on January 11, 2009
Kareem Abdul-Jabbar |
Nate Archibald |
Paul Arizin |
Charles Barkley |
Rick Barry |
Elgin Baylor |
Dave Bing |
Larry Bird |
Wilt Chamberlain |
Bob Cousy |
Dave Cowens |
Billy Cunningham |
Dave DeBusschere |
Clyde Drexler |
Julius Erving |
Patrick Ewing |
Walt Frazier |
George Gervin |
Hal Greer |
John Havlicek |
Elvin Hayes |
Magic Johnson |
Sam Jones |
Michael Jordan |
Jerry Lucas |
Karl Malone |
Moses Malone |
Pete Maravich |
Kevin McHale |
George Mikan |
Earl Monroe |
Hakeem Olajuwon |
Shaquille O’Neal |
Robert Parish |
Bob Pettit |
Scottie Pippen |
Willis Reed |
Oscar Robertson |
David Robinson |
Bill Russell |
Dolph Schayes |
Bill Sharman |
John Stockton |
Isiah Thomas |
Nate Thurmond |
Wes Unseld |
Bill Walton |
Jerry West |
Lenny Wilkens |
James Worthy
Posted in basketball | Tagged: basketball, info, info basket | 2 Comments »
Posted by agrica on January 11, 2009
Besi adalah sejenis logam yang hadir dalam konsentrasi yang rendah dalam sebagian besar persediaan air. Besi dapat terlarut dalam air atau tampak dalam bentuk khusus. Air berkorosif dapat merusak besi pada saluran pipa. Besi dengan tingkat lebih dari 0.1 ppm pada umumnya dikategorikan bermasalah karena memiliki potensi berkarat. Besi yang terlarut biasanya berbentuk ferric bikarbonat, yang bening dan tidak berwarna. Ketika ferric bikarbonat bereaksi dengan udara maka akan berubah menjadi ferric hydroxide, yang berwarna merah-kecoklatan. Proses oksidasi ini dapat dipercepat dengan direaksikan dengan oksidan seperti pemutih klorin. Ferric hydroxide dapat menyebabkan pengkaratan dibanyak aplikasi. Air bersabun dapat menghilangkan jejak karat dari air namun besi tidak akan hilang dari air resin bersabun selama proses regenerasi. Garam pelarut besi dibutuhkan dalam air sabun jika terdapat kadar besi dalam air. Read the rest of this entry »
Posted in ilmu tanah | Tagged: besi, hara, ilmu tanah, tanah, unsur hara | Leave a Comment »
Posted by agrica on January 11, 2009
Penetapan basa-basa tukar (Na+, K+, Ca2+, dan Mg2+) dan Kapasitas Tukar Kation (KTK) dapat dilakukan secara berurutan. Ekstraksi menggunakan prinsip pencucian unsur-unsur basa oleh suatu garam dalam suatu kolom tanah (perkolasi). Ekstraksi pertama menggunakan garam amonium asetat (CH3COO-NH4 atau NH4O Ac.) 1 N pH 7,0 akan mengenstrak semua kation-kation basa. Simpan ekstrak tersebut untuk penetapan basa-basa tukar (EKSTRAK I).
Setelah ekstraksi pertama misel tanah dijenuhi oleh ion NH4+. Selain berada di misel tanah, ion amonium juga menjenuhi larutan tanah. Untuk menghilangkan /membersihkan ion amonium yang berada pada larutan tanah, maka kolom perkolasi harus dibilas dengan alkohol 99%. Ekstrak dengan alkohol, dapat dibuang karena tidak digunakan dalam penetapan selanjutnya.
Setelah pencucian dengan alkohol dapat diyakini bahwa seluruh ion amonium hanya berada pada permukaan misel tanah. Prinsip ini yang nantinya digunakan untuk penetapan KTK. Ekstraksi dengan menggunakan KCL 0,1 N akan menggusur semua ion amonium yang ada pada permukaan misel. Ion NH4+ digantikan posisinya oleh ion K+. Ekstraksi dengan KCl 0,1 N akan digunakan dalam penetapan KTK (EKSTRAK II).
Hal yang perlu diperhatikan selama ekstraksi adalah jaga kolom perkolasi jangan sampai mengering, artinya proses pencucian harus berjalan kontinyu (tanah selalu tergenang) untuk mencegah terjadinga penguapan amonium. Read the rest of this entry »
Posted in ilmu tanah | Tagged: basa tukar, ilmu tanah, kapasitas tukar kation, tanah, tehnik | 2 Comments »