Agrica

Archive for January 8th, 2009

LAPORAN ILMU UKUR TANAH DAN KARTOGRAFI

Posted by agrica on January 8, 2009

Mata kuliah Ilmu Ukur Tanah dan Kartografi adalah mata kuliah yang mempelajari tentang pengukuran tanah ataupun bangunan dan kemudian hasil pengukurannya dipetakan agar didapat gambaran wilayah yang jadi objek pengukuran.

Mata kuliah Ilmu Ukur Tanah dan Kartografi biasanya termasuk dalam kurikulum jurusan tehnik sipil, tehnik pertambangan dan ilmu tanah. Disini kami mau berbagi contoh laporan yang dikerjakan untuk mata kuliah tersebut.

UNDUH DISINI

Posted in ilmu tanah | Tagged: , , , , | 5 Comments »

Hidrologi, air tanah, siklus air, siklus hidrologi

Posted by agrica on January 8, 2009

Materi ini adalah bahan kuliah Agrohidrologi. Karena terlalu panjang untuk ditulis diblog ini, maka materi tersebut kami buat dalam bentuk file MS Word yang dapat di unduh  DISINI <—–====}}

Referensi bahan tulisan  :  www.malang.ac.id

rovicky.wordpress.com

www.batan.go.id

walhijabar.blogspot.com

Posted in ilmu tanah | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Ternak Sapi Potong

Posted by agrica on January 8, 2009

sapi potong

1. SEJARAH SINGKAT

Sapi yang ada sekarang ini berasal dari Homacodontidae yang dijumpai pada babak Palaeoceen. Jenis-jenis primitifnya ditemukan pada babak Plioceen di India. Sapi Bali yang banyak dijadikan komoditi daging/sapi potong pada awalnya dikembangkan di Bali dan kemudian menyebar ke beberapa wilayah seperti: Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi.

2. SENTRA PETERNAKAN

Sapi Bali, sapi Ongole, sapi PO (peranakan ongole) dan sapi Madura banyak terdapat di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi. Sapi jenis Aberdeen angus banyak terdapat di Skotlandia.

Sapi Simental banyak terdapat di Swiss. Sapi Brahman berasal dari India dan banyak dikembangkan di Amerika.

3. J E N I S

Jenis-jenis sapi potong yang terdapat di Indonesia saat ini adalah sapi asli Indonesia dan sapi yang diimpor. Dari jenis-jenis sapi potong itu, masing-masing mempunyai sifat-sifat yang khas, baik ditinjau dari bentuk luarnya (ukuran tubuh, warna bulu) maupun dari genetiknya (laju pertumbuhan).

Sapi-sapi Indonesia yang dijadikan sumber daging adalah sapi Bali, sapi Ongole, sapi PO (peranakan ongole) dan sapi Madura. Selain itu juga sapi Aceh yang banyak diekspor ke Malaysia (Pinang). Dari populasi sapi potong yang ada, yang penyebarannya dianggap merata masing-masing adalah: sapi Bali, sapi PO, Madura dan Brahman.

Sapi Bali berat badan mencapai 300-400 kg. dan persentase karkasnya 56,9%. Sapi Aberdeen angus (Skotlandia) bulu berwarna hitam, tidak bertanduk, bentuk tubuh rata seperti papan dan dagingnya padat, berat badan umur 1,5 tahun dapat mencapai 650 kg, sehingga lebih cocok untuk dipelihara sebagai sapi potong. Sapi Simental (Swiss) bertanduk kecil, bulu berwarna coklat muda atau kekuning-kuningan. Pada bagian muka, lutut kebawah dan jenis gelambir, ujung ekor berwarna putih.

Sapi Brahman (dari India), banyak dikembangkan di Amerika. Persentase karkasnya 45%. Keistimewaan sapi ini tidak terlalu selektif terhadap pakan yang diberikan, jenis pakan (rumput dan pakan tambahan) apapun akan dimakannya, termasuk pakan yang jelek sekalipun. Sapi potong ini juga lebih kebal terhadap gigitan caplak dan nyamuk serta tahan panas. Read the rest of this entry »

Posted in peternakan | Tagged: , | 2 Comments »